1 week, 1 day

WoW nggak kerasa cepet banget waktunya (*mata berbinar-binar*).

“Apabila telah nikah seseorang, maka ia benar-benar telah menyempurnakan seruan agama. Maka hendaklah ia takut kepada Allâh pada separoh yang tinggal” (HR. Baihaqiy)

Dilematis, Kapan jadi nikahnya kalo masih saja mikirin ada pihak-pihak yang merasa tersakiti hatinya dengan keputusan kita?!. Nah lhoh?!..

Ceritanya ya hari ini. Bicara soal jodoh. Itu sudah menjadi rahasia ALLOH. Mau minta jimat dukun pelet terampuh sekalipun, nggak bakalan orang yang kita incar bisa klepek-klepek. Ya thoo?.

Kalopun pake mantranya kuya-kuya palingan bertahan sampai beberapa jam saja. Ya thoo?. Mau sedeket apapun, mau pacaran bertahun-tahun sekalipun, ternyata nggak bisa juga melawan apa yang sudah ALLOH takdirkan untuk kita. Ya thoo??..

Toh memang sebenernya tak perlu mengenal laki-laki sebelum waktunya. (*karena saya adalah perempuan, bicara dari sisi keperempuanan).

Saya sekarang bisa berani bilang, percuma pacaran bertahun-tahun. Percuma juga kalau merasa sedih, sakithati, atau kecewa karena orang yang diincar ternyata malah menolak, (*Dicuekin*), atau malah memutuskan untuk segera menikah dengan yang lain. (*hikss, say goodbye to you..*)

Percuma menangis semalaman, berkoar-koar diluar mengaduh kesakitan hanya karena alasan  sang pujaan hati yang sebentar lagi menikah dengan yang lain selain dirinya. (*jangan mewek!, rugi ah*).

Dan percuma saja menyimpan kebencian terhadap orang yang dipuja-puja tapi ternyata dicuekin juga. kemudian percuma saja marah terhadap sosok pilihannya sang idola, karena kenyataan membuktikan bukan memilih dirinya. (*buang-buang waktu saja!*)

Dan percuma menyimpan kenangan tentang sang mantan/pun sang idola, yakin sajalah kalo jodoh yang sudah ALLOH tetapkan itu adalah seorang yang pasti dijamin yang terbaik untuk kita (*tariknafass…). (*pasangan adalah bagian cerminan siapa dirikita*)

Menurut sebuah sumber yang nggak jelas, mengatakan, “Sebelum janur melengkung, artinya masih bisabebas untuk memilih siapa saja”. (*Puueeeh!*).

Owalaah, sudah terima saja nasibmu, mungkin karma / kutukan si cupid belum puas menggelayutimu..nasib..nasib… (*bleeetttaakkk!* Nggak ada kata istilah karma /pun cupid itu *)

Dan… dalam hidup ini pun tidak ada dalam kamus mengenai HARI TERBURUK DALAM HIDUP, TIDAK ADA!.

Ingatlah sabda Nabi -Shollallahu ‘alaihi wasallam-

إِنَّ الدِّيْنَ يُسْرٌ وَلَنْ يُشَادَّ الدِّيْنَ أَحَدٌ إِلَّا غَلَبَهُ

“Agama adalah mudah dan tidak seorangpun yang mempersulit dalam agama ini, kecuali ia akan terkalahkan“. [HR. Al-Bukhary (39), dan An-Nasa’iy(5034)]

Soo jangan mengatakan diri minim soal agama, iman lemah atau alibi-alibi semacemnya,  tapi justru butuh asupan gizi penyemangat hati.

Tidak dengan jalan gila-gila-an, tapi semakin belajar, evaluasi diri, pergauli temen-temen yang baik (*dalam hal agama*), dan pastinya dunia ini semakin indah kalau kita mau membuka diri, menerima kenyataan, dan berusaha berjuang menatap masa depan (*kehidupan selepas kematian*).

Ibnul Qoyyim rahimahullah mengatakan,

“Waktu manusia adalah umurnya yang sebenarnya. Waktu tersebut adalah waktu yang dimanfaatkan untuk mendapatkan kehidupan yang abadi dan penuh kenikmatan dan terbebas dari kesempitan dan adzab yang pedih. Ketahuilah bahwa berlalunya waktu lebih cepat dari berjalannya awan (mendung).

”Barangsiapa yang waktunya hanya untuk ketaatan dan beribadah pada Allah, maka itulah waktu dan umurnya yang sebenarnya. Selain itu tidak dinilai sebagai kehidupannya, namun hanya dianggap layaknya kehidupan binatang ternak.”

“Jika waktu hanya dihabiskan untuk hal-hal yang membuat lalai, untuk sekedar menghamburkan syahwat (hawa nafsu), berangan-angan yang batil, hanya dihabiskan dengan banyak tidur dan digunakan dalam kebatilan, maka sungguh
kematian lebih layak bagi dirinya.”

(Al Jawabul Kafi, 109)

Percuma menyimpan bara kebencian pada seseorang, kawan!.

1 week, 1 day..

Mohon maaf kepada semua pihak yang merasa tersakiti, terkecewakan , ataupun merasakan kepedihan yang mendalam oleh karena keputusan perihal walimahan. (*Kyaaa!!, bisa GR abiss nih sang pangeran.*)

But I think everyone know that sometimes women are more emotional and less think logic than men.

 

***zizely, 1 week 1 day 2011***

Incoming search terms:

Leave a Reply

© Copyright zizely 2011. All Rights Reserved. Theme designed by Skechie.
More in Notes (23 of 59 articles)