السلام عليكم . بِسْــــــــــــــــــمِ ﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم
Fenomena wanita karier, bekerja di luar rumah adalah sesuatu yang sudah dianggap lumrah dalam lingkungan masyarakat. Dan sebagian wanita sekarang malah merasa malu, gengsi jika hanya “nganggur” di rumah, menganggap bahwa wanita yang di rumah adalah wanita kuno, dan diremehkan.
Islam tidaklah pernah memasung wanita muslimah di gubuk derita, dengan derai air mata kesunyian mereka. Justru sesungguhnya harkat derajat dan kehormatan wanita itu tidak pernah bisa terenggut oleh siapapun, kecuali wanita itu sendiri yang memulainya dan menyerahkannya.
Muslim yang cerdas adalah muslim yang memikirkan dirinya dan bekerja untuk akhiratnya. Begitu pula dengan wanita yang sholehah dan cerdas adalah wanita yang tahu tentang potensi diri dan apa-apa yang dibutuhkannya bagi kehidupan dunia dan mengutamakan akhiratnya. Wanita yang mampu mengenali dirinya sendiri dan membekali dengan ilmu-ilmu syar’i adalah lebih utama. Menghiasi diri dengan akhlak dan adab-adab islami adalah wujud pendidik sejati.
Jika kita mempersiapkan generasi dengan baik, maka kita telah mempersiapkan generasi yang baik juga. Dan sebaliknya, jika kita tidak mempersiapkan dengan baik, membiarkannya terkontaminasi dengan “pengaruh luar” yang sungguh tidak semua bisa kita kendalikan hingga pada akhirnya “kontaminasi” itu merobohkan madrasah kita sendiri.
Sadarlah, Wanita adalah “Madrasatul Ummah”. Mendidik dan menyiapkan generasi terbaik demi terciptanya kehidupan yang sesuai dengan nilai-nilai keimanan.
Wanita punya peranan menjaga kemuliaan dan martabat manusia, Anak-anak yang berhasil adalah mereka yang mendapatkan curahan kasihsayang ibunya dan yang akan membentuk karakter anak tersebut.
Tetaplah tegar dan sabar hadapi dunia, miliki sifat qonaah dan wara’ akan kenikmatan dunia.